Buka jam 08.00 s/d jam 20.00 ,Minggu Libur
Beranda » Artikel Terbaru » Beginilah dia cara mengelola sampah organic yang baik

Beginilah dia cara mengelola sampah organic yang baik

Diposting pada 24 Juni 2019 oleh Rumah Stainless Fiberglass

 

Banyaknya sampah yang terus menerus di produksi membuat sampah – sampah ini tentunya akan sangat menjadi berbahaya bisa tidak di kelola dan di control dengan semestinya. Karena memang, tumpukan sampah yang di biarkan begitu saja akan membuat datang bencana dan juga penyakit. Serta yang paling pasti adalah soal lingkungan yang akan menjadi rusak.

Sampah organic sendiri adalah sampah yang berasal dari alam . Misalnya bekas sayuran, daun gugur, rumput, dan bekas – bekas pertanian.

Dan berikut ini adalah cara untuk mengelola sampah – sampah organic :

  1. Siapkan sampah – sampah organic yang telah kamu kumpulkan seperti daun – daun kering, sisa sayuran rumah tangga, rumput, dll. Lalu Kamu potong hingga bentuknya kecil – kecil. Cara memotong nya pun bisa manual, atau juga bisa menggunakan mesin pemotong otomatis.
  2. Setelah itu, Kamu bisa mencampurkan semua sampah organic yang sudah di cacah tadi dengan kotoran kambing dengan perbandingan komposisi sebanyak 3 : 1. Untuk dalam jumlah besar, untuk mempermudah proses pencampuran, biasanya bisa menggunakan mixer kompos.
  3. Lalu jangan lupa juga siapkan setengah gelas larutan gula atau 100 ml atau jika dalam jumlah banyak bisa kamu tambahkan lagi sesuai kebutuhan. ( bisa kamu buat dari gula pasir dengan campuran air biasa ) .
  4. Setalah beberapa hal diatas, kamu juga harus mempersiapkan sekitar 10 ml cairan bakteri EM4 yang bisa kamu dapatkan dan kamu beli dari took – took pertanian. Takarannya juga bisa kamu sesuai kan dengan jumlah sampah organic yang kamu giling tadi.
  5. Semua bahan sampah organic yang sudah kamu campurkan dengan kotoran kambing dan juga sudah kamu campurkan dengan larutan gula dan kemudian cairan bakteri EM4 , kamu aduk hingga rata merata sampai bahan menjadi lembab dan basah. Bila perlu, kamu bisa memercikkan sedikit air agar adonan tadi menjadi lebih terlihat basah.
  6. Nah selanjutnya, bahan kompos yang sudah selesai kamu campur , selanjutnya bisa kamu masukkan kedalam wadah. Model bentuk wadah nya bebas terserah kamu, boleh itu bak penampungan, atau karung, atau plastik besar karena disini nantinya kita akan melakukan fermentasi dari bahan tadi selama 2 – 3 bulan sampai pupuk siap untuk di gunakan. Nah untuk mempercepat proses fermentasinya, Setiap hari kamu harus mempercikkan air ke bahan tadi agar tetap terus lembab.
  7. Untuk mendapatkan pupuk kompos yang bagus, maksimal, dan juga berkelanjutan. Usahakan pembuatannya juga di lakukan secara periodic. Sehingga pemanfaatannya bisa di gunakan secara berkelanjutan dan juga sampah – sampah organic yang ada pun jadinya tidak di buang karena akan kita gunakan secara terus menerus untuk pembuatan pupuk kompos.

 

Nah bagaimana ? ternyata membuat pupuk kompos memang sangat mudah bukan ? dengan pemanfaatan sampah organic , dapat di gunakan lagi menjadi suatu barang jadi dan bisa di gunakan kembali.

Makanya yuk, manfaatkan sekarang juga sampah – sampah organic ataupun anorganik yang ada agar lingkungan bisa terjaga dengan baik !

 

Bagikan informasi tentang Beginilah dia cara mengelola sampah organic yang baik kepada teman atau kerabat Anda.

Beginilah dia cara mengelola sampah organic yang baik | PRODUSEN TONG DAN TEMPAT SAMPAH HARGA TERBAIK 2018

Belum ada komentar untuk Beginilah dia cara mengelola sampah organic yang baik

Silahkan tulis komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Sidebar Kiri
Kontak
Sidebar Kanan